MAXCO MOBILE APPS
Portfoliomu dalam genggaman
DETAIL

Cara Mengatasi Jebakan Market Emas Dengan Fibonacci Retracement!

Maxco.co.id – Bagi traders khususnya yang sudah berkecimpung di market xauusd atau emas, pasti sudah pernah mengalami hal yang membuat kita seperti dipermainkan oleh pergerakan harga. Ketika di buy malah turun, dan saat balik arah ambil posisi sell malah harga naik. Pada akhirnya sering terkena stop loss. Dari perspektif teknikal analisis, emas sering mengalami “manipulasi” pasar. Ada satu tools yang bisa traders gunakan untuk mengurangi terkena “jebakan” market untuk mengetahui dimana letak koreksi yang ideal, yaitu fibonacci retracement. Simak artikel ini sampai habis untuk memaksimalkan potensi profit agar bisa menghindari manipulasi market khususnya di emas!

Cara Mengatasi Jebakan Market Emas Dengan Fibonacci Retracement!

Apa Itu Fibonacci Retracement

Sederhananya fibonacci adalah deret angka yang ditemukan oleh matematikawan terkenal di abad ke-13. Angka tersebut hanya dijumlahkan saja dengan deretan seperti ini (0,1,1,2,3,5,8,13,21,…). Uniknya angka-angka “ajaib” ini sering ditemukan di alam, seperti pola bunga hingga struktur galaxy. Dalam trading juga sama, pergerakan harga cenderung menghargai atau adanya reaksi pada level fibonacci tersebut.

Level Utama Fibonacci Retracement

Singkatnya untuk pengaplikasian tools fibonacci retracement pada chart, akan membentuk level-level utama yaitu 0.0%, 23.6%, 38.2%, 50.0%, 61.8%, 78.6%, dan 100.0%. Nah, di level inilah kemungkinan besar akan terjadi pembalikan arah. Tentu sangat berguna bagi trader untuk mengukur dimana letak koreksi yang optimal sebelum harga melanjutkan trendnya kembali.

Setelah mengetahui level fibonacci, traders bisa fokuskan ke level yang utama saja yaitu area golden ratio diantara level 50% dengan 61.8%. Memang konsep strategi dengan strategi fibonacci ini sangat umum digunakan oleh traders di luar sana. Namun agar lebih akurat ada beberapa hal lagi yang bisa dimaksimalkan dan tentu akan dibahas di bawah ini.

Penarikan Tools Fibonacci

Sebelum kita bahas metode trading menggunakan fibonacci, kita perlu terlebih dahulu tau cara penarikan tools fibonacci retracement. Sederhana saja untuk kondisi trend sedang naik maka tarik garis dari swing low ke swing high terdekatnya. Sebaliknya apabila trend sedang turun, maka penarikan garis dilakukan dari swing high ke swing lownya.

Pengaplikasian Fibonacci Pada Emas

Umumnya kebanyakan traders menggunakan fibonacci itu mencari area golden ratio fibonacci di antara level 50% dengan 61.8%. Namun untuk pergerakan emas saat ini begitu luar biasa volatile. Apalagi jika dilihat dari POV scalper. 

Maka traders harus antisipasi jebakan spike yang sering terjadi di market, khususnya di emas saat ini. Kenapa hal ini bisa terjadi? Spike yang sering terjadi ini alasannya karena psikologi pasar. 

Tentunya karena pergerakan emas yang cepat akhir-akhir ini, tidak heran ada sebagian pelaku pasar yang ingin “taking profit” atau aksi ambil keuntungan dengan jual emasnya. 

Jika ada “big player” seperti institusi besar taking profit terlebih dahulu, spike itulah yang akan tampil pada grafik. Dalam hal ini kita harus bisa diantisipasi dengan cara berikut ini:

1. Level 78.6%, Opsi Antisipasi Spike!

Meski secara teori area golden ratio adalah potensi pullback terbaik, namun kondisi emas saat ini area tersebut bisa sangat mudah disapu oleh harga yang pada akhirnya terkena stop loss. Maka traders bisa gunakan level terdalam yaitu 78.6%. Apabila menemukan rejection diantara level 61.8% ke 78.6% maka area ini valid sebagai area entry seperti contoh berikut ini :

2. Penarikan Tools Fibonacci dengan Time Frame Besar

Sebagai contoh, apabila traders merupakan trader yang menggunakan time frame M15, M5, atau M1, maka penarikan level fibo bisa dilakukan pada time frame yang lebih besar seperti M30 atau bahkan H1.

Karena POV di time frame kecil bisa jadi terlihat akan ada perubahan arah, namun nyatanya di time frame besar hanya koreksi lebih dalam dan terlihat seperti “manipulasi” atau spike sebelum pada akhirnya lanjutkan trendnya.

3. Kombinasi Dengan Price Action

Selain dari level fibonacci retracement untuk entry, bisa lebih baik jika dikombinasikan dengan price action. Traders baru boleh entry jika ada sinyal rejection (bisa itu ada pola chart rejection, atau candle rejection) tepat di level fibonacci terdalam tadi pada poin 1. Seperti contoh di bawah ini :

4. Tunggu Harga Bergerak di Trend Besar

Menggunakan fibonacci ini juga lebih efektif jika digunakan pada major trend. Apalagi di emas saat ini kenaikannya luar biasa cepat yang didukung juga oleh faktor fundamental. Ketika swing low dan swing highnya sudah terbentuk jelas maka bisa diaplikasikan menggunakan tools fibonacci ini. 

Hindari “FOMO” ingin langsung ambil posisi saat menunggu harga koreksi terdalam, karena yang diincar adalah spike yang sering terjadi secara tiba-tiba.

5. Fair Value Gap

Lebih powerfull lagi analisanya apabila di antara level 61.8% dan 78.6% ini terdapat area FVG yang clean atau belum dilalui oleh harga. Konsep area FVG ini sederhananya terdapat celah diantara minimal 3 candle, yang kecenderungannya di”kejar” oleh harga sebelum melanjutkan trendnya. 

Reminder Facts Tentang Trading

Perlu diingat, semua metode dan tools yang sudah dibahas tadi bisa sangat subjektif karena perspektif penarikan antara swing high dan swing lownya. Maka untuk mengurangi tingkat subjektivitasnya fibonacci ini lebih efektif dihindari saat market mengalami sideways.

Ada satu hal lagi yang pasti, yaitu probability. Jadi semua metode yang digunakan saat trading itu bersifat probability bukan suatu kepastian. Traders harus menyadari bahwa terdapat potensi loss dibalik potensi profitnya. 

Kesimpulan

Untuk menggunakan tools fibonacci lebih efektif, traders perlu membuat trading plan dan mengeksekusi setiap transaksi dengan ketat agar mendapat hasil yang optimal. Sekali lagi trading bukan cara cepat untuk kaya raya secara instan, melainkan sama seperti bisnis lainnya perlu dedikasi tinggi untuk bisa meraih profit konsisten di market.


Untuk mencoba metode yang dijelaskan tadi, traders bisa trial dengan akun demo terlebih dahulu sebelum dipraktekkan menggunakan akun real. Maxco tentu menyediakan akun demo dengan kondisi real market, bisa coba buat dengan klik link ini. Semoga bisa mendapat banyak insight dari artikel ini ya traders, sampai bertemu di artikel selanjutnya!

Simulasikan
Market Sekarang!

Pegang kendali melalui
Smart Analysis Portal

Smart Analysis Portal kami menawarkan sistem yang mudah digunakan dengan berbagai fitur dan alat yang membantu pelanggan dengan berbagai gaya trading.