MAXCO MOBILE APPS
Portfoliomu dalam genggaman
DETAIL

Wajib Baca! Apa Itu CHOCH Trading vs BOS + 3 Contoh Real

Maxco.co.id – Tren Smart Money Concept atau SMC belakangan ini memang sedang digandrungi banyak trader yang ingin naik kelas dari sekadar retail trader biasa. Tapi sayangnya banyak yang chart-nya sudah estetik penuh coretan untuk choch trading strategi tapi ending-nya tetap saja Margin Call

Masalahnya bukan pada konsepnya yang salah tapi pada eksekusi dan pemahaman struktur yang sering tertukar antara sinyal pembalikan dengan sinyal penerusan.

Artikel ini akan mengupas tuntas teknis sedalam-dalamnya tentang cara membedakan CHOCH dan BOS. Kita akan bahas syarat sahnya, cara mendeteksinya tanpa indikator aneh-aneh, dan contoh kasus nyata agar kalian berhenti jadi donatur tetap di broker.

Sebenarnya, CHOCH Trading Adalah Sinyal Paling Ditunggu Dalam Analisa Teknikal

Langsung ke intinya saja biar nggak pusing. Secara definisi teknis choch trading adalah perubahan karakter pasar atau Change of Character yang menandai peralihan dominasi dari Bullish ke Bearish atau sebaliknya. Ini adalah sinyal peringatan dini bahwa tren besar mungkin akan berakhir.

Bayangkan sebuah tren naik yang sehat selalu mencetak Puncak Lebih Tinggi (Higher High) dan Lembah Lebih Tinggi (Higher Low). Tiba-tiba harga gagal membuat puncak baru dan malah turun menjebol lembah terakhirnya dengan kuat. Peristiwa jebolnya lembah terakhir inilah yang disebut CHOCH.

Ini bukan sekadar garis patah di layar tapi ini bukti nyata bahwa institusi besar sudah mulai membuang barang dagangan mereka. Kalau kalian masih Buy saat CHOCH terjadi itu namanya kalian sedang menadahi pisau jatuh.

Sedangkan, Apa Itu BOS (Break of Structure)?

BOS (Break of Structure) adalah “lampu hijau”. BOS terjadi ketika harga berhasil menembus titik tertinggi (Swing High) atau terendah (Swing Low) sebelumnya searah dengan tren utama.

  • Logikanya: Tren naik itu ibarat naik tangga. Setiap kalian berhasil menginjak anak tangga yang lebih tinggi, itu namanya BOS.
  • Fungsinya: Memberi konfirmasi bahwa momentum tren tersebut masih sangat kuat dan sehat.

Jadi, kalau kalian melihat BOS berkali-kali, jangan coba-coba lawan arus atau tebak pucuk (reversal) kalau belum ada tanda-tanda CHOCH. Melawan BOS tanpa alasan kuat itu sama saja menahan kereta api pakai tangan kosong.

Perbedaan Krusial Dalam Strategi Trading CHOCH vs BOS

Biar nggak pusing dan salah entry, kita harus tahu bedanya secara hitam di atas putih. Banyak yang tanya soal trading coach vs bos (mungkin maksud kalian trading CHOCH vs BOS), perbedaannya ibarat langit dan bumi dalam hal timing entry.

Karakteristik BOS atau Break of Structure:

  • Tugas: Teman setia yang mengajak jalan terus.
  • Sinyal: Gas Pol.
  • Kondisi: Terjadi searah dengan tren utama. Strukturnya menembus Higher High pada tren naik atau Lower Low pada tren turun.
  • Action: Konfirmasi untuk Hold posisi atau tambah muatan (Scale In).

Karakteristik CHOCH atau Change of Character:

  • Tugas: Rambu bahaya yang menyuruh putar balik.
  • Sinyal: Rem Mendadak.
  • Kondisi: Terjadi berlawanan arah dengan tren utama. Strukturnya menembus Higher Low terakhir pada tren naik.
  • Action: Sinyal keluar pasar (Take Profit) atau persiapan balik badan (Counter Trend).

Jadi jangan kebalik. BOS itu tanda tren masih sehat sedangkan CHOCH itu tanda tren sudah mulai batuk-batuk.

Cara Mendeteksi Sinyal CHOCH Valid Tanpa Indikator

Banyak yang tanya apakah perlu indikator RSI atau Stochastic buat melihat setup ini. Jawabannya tegas tidak perlu. Struktur pasar murni atau Price Action adalah indikator terbaik yang tidak pernah telat mikir.

Berikut langkah teknis cara tahu setup ini valid atau tidak:

  1. Tentukan Major Swing: Lihat chart di Timeframe H4 atau H1. Cari titik tertinggi dan terendah yang valid. Titik valid adalah titik yang berhasil mengambil likuiditas sebelumnya.
  2. Tunggu Penembusan Impulsif: Perhatikan saat harga mendekati Swing Low terakhir pada tren naik. Apakah harga menembusnya dengan ragu-ragu atau dengan candle besar yang panjang.
  3. Cek Penutupan Candle: Ini hukum wajib. Penembusan struktur baru dianggap CHOCH jika Body Candle menutup sempurna di bawah garis struktur. Kalau cuma ekor atau shadow yang lewat itu bukan CHOCH tapi cuma pancingan likuiditas.

Jadi buang semua indikator warna-warni kalian. Fokus saja pada mata telanjang melihat perilaku candle terhadap level kunci.

Syarat Mutlak Agar Setup Tidak Menjadi Jebakan Batman

Pasar itu penuh tipu daya dan seringkali memberikan sinyal palsu atau Fakeout. Agar tidak terjebak kalian harus memegang teguh syarat sah berikut ini sebelum memutuskan untuk entry posisi.

  • Validitas Timeframe Adalah Kunci: Jangan mencari CHOCH di timeframe 1 menit kalau kalian bukan scalper profesional yang punya refleks dewa. Sinyal di timeframe kecil banyak “sampah” atau noise. Minimal gunakan timeframe 15 menit ke atas.
  • Wajib Di Area Penting: Sinyal choch yang valid harus terjadi setelah harga menyentuh area Supply atau Demand dari timeframe yang lebih besar. Kalau muncul di tengah jalan tanpa menyentuh area apapun besar kemungkinan itu cuma jebakan.
  • Harus Ada Inducement: Sebelum atau sesudah CHOCH harga biasanya akan membuat jebakan kecil atau Inducement. Trader yang tidak sabar biasanya langsung masuk dan kena Stop Loss dulu baru harga bergerak sesuai analisa.

3 Contoh Real Penerapan CHOCH Di Pasar Forex

Teori tanpa contoh itu omong kosong. Mari kita lihat tiga skenario nyata yang sering terjadi di pasangan mata uang populer agar kalian punya gambaran visual yang jelas.

1. Skenario Reversal EURUSD Timeframe H4

CHOCH Trading: Skenario Reversal EURUSD Timeframe H4

Bayangkan EUR/USD sedang naik kencang. Harga terus mencetak Higher High baru. Tiba-tiba harga masuk ke zona Supply mingguan.

  • Momen: Harga turun deras dan body candle H4 menutup dibawah Higher Low terakhir.
  • Analisa: Ini adalah CHOCH Bearish. Artinya pembeli sudah habis bensin.
  • Tindakan: Jangan langsung Sell. Tunggu harga naik koreksi (Pullback) ke area bahu kanan atau Order Block baru kemudian hajar Sell.

2. Skenario Shift Bullish Gold XAUUSD Daily

Emas sedang turun drastis bikin panik para buyer. Tapi di level support kuat harga mulai tertahan.

  • Momen: Harga berhasil menembus Lower High valid terakhir dengan candle hijau besar.
  • Analisa: Ini CHOCH Bullish. Penjual sudah angkat tangan.
  • Konfirmasi: Setelah CHOCH harga biasanya akan membuat BOS pertama yang mengkonfirmasi tren naik dimulai. Buy di retest adalah opsi terbaik.

3. Skenario Continuation GBPJPY H1

Kadang CHOCH muncul di timeframe kecil tapi tren besarnya masih jalan.

  • Konteks: Tren H4 naik tapi harga lagi koreksi turun. Di H1 terlihat struktur turun.
  • Momen: Tiba-tiba di H1 muncul CHOCH Bullish atau harga menembus struktur atas.
  • Analisa: Ini sinyal bahwa koreksi H4 sudah selesai. CHOCH di H1 ini justru menjadi sinyal BOS lanjutan untuk timeframe H4. Ini momen paling daging buat Swing Trader.

Solusi Latihan Trading Tanpa Drama Bersama Maxco

Menguasai teknik SMC dan struktur pasar ini butuh mata yang jeli dan chart yang bersih. Kalian tidak bisa analisa struktur micro kalau chart broker sering gap atau harganya beda sendiri dari pasar global.

Saran untuk alian yang mau serius mempraktekkan strategi choch trading ini adalah menggunakan broker legal seperti Maxco. Kenapa Maxco cocok buat teknikal analisis berat begini?

  1. Chart Presisi: Data candle di Maxco sangat akurat dan real-time. Kalian bisa melihat penutupan body candle dengan jelas tanpa manipulasi yang sering bikin salah baca struktur.
  2. Eksekusi Pasar Murni: Saat harga retest ke area Order Block kalian butuh eksekusi instan. Maxco menjamin order masuk ke pasar tanpa requote yang menyebalkan.
  3. Keamanan Dana: Sudah diawasi BAPPEBTI dan dijamin Kliring. Jadi kalian bisa fokus mengasah skill membaca arah harga tanpa was-was duit dibawa lari.

Ingatlah bahwa CHOCH dan BOS hanyalah alat bantu membaca struktur. Sopirnya tetap kalian sendiri. Gunakan manajemen risiko yang ketat karena pasar forex tidak kenal ampun pada mereka yang serakah.

Q&A

Apa itu CHoCH di trading? 

CHoCH (Change of Character) adalah istilah teknikal dalam konsep Smart Money Concept (SMC) yang menandakan perubahan bias pasar. Ini adalah sinyal teknikal pertama yang muncul ketika harga menembus titik valid High atau Low terakhir yang menahan tren, memberi sinyal bahwa kekuatan dominan pasar sedang berpindah tangan.

Apa perbedaan bos dan CHoCH? 

Perbedaan utamanya ada pada fungsi arahnya. BOS (Break of Structure) adalah penembusan struktur yang searah dengan tren utama menandakan tren lanjut. Sedangkan CHOCH adalah penembusan struktur yang berlawanan arah menandakan potensi pembalikan tren.

Apa itu bos dan choch dalam trading? 

Keduanya adalah elemen dasar pembentuk struktur pasar (Market Structure). Tanpa memahami keduanya trader seperti buta peta. BOS memberi tahu kita level mana yang harus ditembus agar tren berlanjut sedangkan CHOCH memberi tahu kita level krusial mana yang jika ditembus berarti tren sudah berakhir.

Simulasikan
Market Sekarang!

Pegang kendali melalui
Smart Analysis Portal

Smart Analysis Portal kami menawarkan sistem yang mudah digunakan dengan berbagai fitur dan alat yang membantu pelanggan dengan berbagai gaya trading.