MAXCO MOBILE APPS
Portfoliomu dalam genggaman
DETAIL

Cable In Focus: Inflasi Turun ke 3,0% Bisa Picu Tekanan Baru pada Poundsterling

Maxco Futures   –  Data inflasi Inggris terbaru — yang akan dirilis pada Rabu, 18 Februari 2026 — diperkirakan menunjukkan tren penurunan, dengan proyeksi inflasi tahunan turun menjadi sekitar 3,0% YoY dari 3,4% di bulan Desember 2025. Penurunan ini mencerminkan bahwa tekanan harga mungkin mulai mereda setelah peningkatan sementara di bulan sebelumnya.

Bank sentral Inggris sendiri memperkirakan inflasi akan turun signifikan pada semester pertama 2026, mendekati target 2,1% sekitar kuartal kedua berdasarkan proyeksi internal terbaru.

Kondisi inflasi yang melandai ini bersamaan dengan indikator lain seperti pengangguran yang naik ke level tertinggi dalam lima tahun (5,2%) dan pertumbuhan upah yang melambat — dua faktor yang memperlemah tekanan harga. Data tenaga kerja yang lebih lemah ini telah mendorong ekspektasi pasar bahwa Bank of England bisa mulai memotong suku bunga dalam pertemuan mendatang, mungkin serentak dengan atau setelah rilis inflasi Januari 2026.

Data yang akan dirilis menunjukkan Inflation Rate YoY Inggris bulan Januari diproyeksikan turun dari 3,4% (previous) menjadi sekitar 3,0% (forecast/konsensus). Penurunan ini mengindikasikan tekanan harga mulai mereda dibanding bulan sebelumnya.

Secara fundamental, jika realisasi sesuai atau lebih rendah dari 3,0%, maka hal ini akan memperkuat ekspektasi bahwa inflasi di United Kingdom terus bergerak menuju target bank sentral. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan spekulasi kebijakan yang lebih dovish dari Bank of England, terutama terkait peluang pemangkasan suku bunga dalam beberapa bulan ke depan. Dampaknya cenderung negatif untuk GBP karena ekspektasi yield akan menurun.

Sebaliknya, jika inflasi dirilis di atas 3,4% atau jauh di atas ekspektasi 3,0%, pasar dapat menilai tekanan harga masih persisten. Ini akan mendorong sentimen hawkish, menopang GBP, dan meningkatkan ekspektasi bahwa BoE akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.

Secara keseluruhan, proyeksi saat ini condong dovish ringan untuk GBP, dengan fokus pasar pada seberapa cepat inflasi mendekati target 2%. Reaksi volatilitas GBP berpotensi cukup tinggi saat rilis data.

Reuters melaporkan bahwa mayoritas analis kini melihat peluang lebih besar untuk pemangkasan suku bunga pada bulan Maret 2026, setelah bank sentral mempertahankan suku bunga tak berubah di 3,75% pada pertemuan terakhir.

Secara Teknikal GBPUSD saat ini masih dalam kondisi bearish pada pergerakan Intraday H4 dengan  rentang pergerakan harga berada di level 1.3530 dan 1.3600

GBPUSD sempat menguji penurunan pada sudut kenaiakan H4 di level 1.3500 pada pergerakan kemarin sementara itu saat ini GBP kembali bergerak di leval 1.3550 dengan harga tertinggi harian sementara berada di level 1.3570. Kenaikan terbatas nampaknya masih membayangi pergerakan GBPUSD. Jika GBPUSD mampu break di bawah level pergerakan terendah kemarin GBP berpeluang untuk Kembali menguji level level penurunan strategis lainnya yakni di level 1.3410, 1,3340 dan 1.3180. Sementara itu Batasan kenaikan yang tetap dipantau yakni berada di area 1.3675 dan 1.3715

Ade Yunus, ST WPA

Global Market Strategies

Simulasikan
Market Sekarang!

Pegang kendali melalui
Smart Analysis Portal

Smart Analysis Portal kami menawarkan sistem yang mudah digunakan dengan berbagai fitur dan alat yang membantu pelanggan dengan berbagai gaya trading.