MAXCO MOBILE APPS
Portfoliomu dalam genggaman
DETAIL

WTI Bertahan di Mid-USD 58-an: Konflik AS–Venezuela Mungkin Gagal Mengubah Arah Tren Minyak Global

Maxco FuturesPasar minyak dunia memasuki awal 2026 dengan sentimen yang masih rapuh. Harga West Texas Intermediate (WTI) bertahan di kisaran mid-USD 50-an, memperpanjang tekanan bearish yang telah terbentuk sejak akhir 2025. Level ini mencerminkan ketidakseimbangan struktural pasar global, di mana surplus pasokan yang persisten dan permintaan yang melemah terus membatasi potensi kenaikan harga.

Pada sesi perdagangan awal Januari, WTI sempat bergerak di rentang USD 56–57 per barel, berada di bawah level penutupan akhir tahun lalu. Pergerakan tersebut menegaskan bahwa pelemahan harga minyak bukan sekadar reaksi musiman, melainkan kelanjutan dari tren penurunan yang telah mengakar dalam beberapa bulan terakhir.

Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Venezuela sempat menjadi katalis volatilitas. Operasi militer AS yang berujung pada penahanan Presiden Nicolás Maduro, disertai ancaman blokade ekspor minyak Venezuela, mendorong lonjakan risk premium jangka pendek. Dalam beberapa sesi, WTI mencatatkan kenaikan harian lebih dari 2% seiring kekhawatiran potensi gangguan pasokan.

Namun, reli tersebut dengan cepat kehilangan momentum. Pelaku pasar menilai dampak konflik ini terhadap pasokan fisik global relatif terbatas. Kontribusi Venezuela saat ini kurang dari 1% pasokan minyak dunia, dengan produksi yang telah lama tertekan oleh sanksi dan degradasi infrastruktur. Dengan kondisi tersebut, risiko gangguan suplai dinilai belum cukup signifikan untuk mengubah keseimbangan pasar secara fundamental.

Secara keseluruhan, pergerakan harga WTI lebih mencerminkan reaksi terhadap headline geopolitik dibandingkan perubahan nyata pada fundamental. Lembaga-lembaga seperti International Energy Agency (IEA) masih menyoroti keberadaan kelebihan pasokan jutaan barel per hari di pasar global—faktor utama yang terus menahan harga minyak.

Dalam konteks ini, konflik AS–Venezuela lebih berperan sebagai pemicu volatilitas jangka pendek, bukan katalis perubahan tren. Selama pasokan global tetap longgar dan pertumbuhan permintaan tidak menunjukkan akselerasi berarti, harga WTI cenderung bertahan di level rendah meskipun risiko geopolitik meningkat.

Outlook & Skenario Pasca Konflik AS–Venezuela

Pergerakan WTI ke depan akan sangat bergantung pada apakah konflik berkembang menjadi gangguan pasokan nyata atau tetap berada pada level risiko geopolitik semata. Tiga skenario utama menjadi kerangka acuan pasar:

1. Eskalasi Konflik & Gangguan Pasokan (Bullish Risiko)

Jika konflik meningkat menjadi gangguan fisik—seperti blokade pelabuhan atau pengetatan sanksi—risk premium dapat kembali masuk ke pasar. WTI berpotensi menguji area di atas USD 59/60 per barel, terutama jika disertai penurunan stok minyak AS atau gangguan di produsen utama lain.
Namun, reli diperkirakan terbatas karena pasokan global secara keseluruhan masih longgar.

Implikasi: volatilitas tinggi, penguatan bersifat taktis dan jangka pendek.

2. Konflik Terkendali & Status Quo (Base Case – Netral)

Ketegangan berlanjut tanpa gangguan nyata terhadap aliran minyak global. Fokus pasar kembali pada surplus pasokan, kebijakan OPEC+, dan produksi shale AS. WTI bergerak sideways di kisaran mid-USD 57 hingga low-USD 59, dengan lonjakan sesaat setiap kali muncul eskalasi berita.

Implikasi: konflik menjadi volatility trigger, bukan pengubah tren.

3. De-eskalasi & Normalisasi Produksi Venezuela (Bearish Struktural)

Pelonggaran sanksi dan normalisasi produksi Venezuela—meski bertahap—akan memperkuat narasi surplus global. Dalam skenario ini, WTI berisiko kembali tertekan menuju low-USD 50 per barel, terutama jika pertumbuhan ekonomi global melambat.

Implikasi: tekanan harga berkelanjutan, reli menjadi peluang sell on rally.

Teknikal View



Grafik pergerakan harga mingguan WTI saat ini menunjukkan tendensi bearish sekaligus mendekati level area support di area 54.8 dengan potensi penurunan lanjutan jika mampu break di level tersebut. Batasan Support berikut nya yakni 51.3 dan 46.2.


Ade  Yunus ST WPA
Global Market Strategies

Simulasikan
Market Sekarang!

Baca Artikel Lainnya:

Pegang kendali melalui
Smart Analysis Portal

Smart Analysis Portal kami menawarkan sistem yang mudah digunakan dengan berbagai fitur dan alat yang membantu pelanggan dengan berbagai gaya trading.