MAXCO MOBILE APPS
Portfoliomu dalam genggaman
DETAIL

Trading Emas Terus Cetak Rekor: Di Balik Volatilitas Besar, Ada Potensi Yang Luar Biasa!

Maxco.co.id – Sejak mengawali awal tahun 2026, kita sudah melihat kenaikan harga emas yang luar biasa. Harga emas pada saat artikel ini dibuat ada di kisaran 5100-an. Bahkan pada saat di awal tahun ini harga emas masih di kisaran 4300-an per troy onsnya. Suatu kenaikan harga yang luar biasa. Tapi dibalik pergerakan yang masif seperti itu, apakah kita trading emas dan memanfaatkan momentum tersebut? Mungkin kebanyakan traders ketinggalan momennya. 

Trading Emas Terus Cetak Rekor: Di Balik Volatilitas Besar, Ada Potensi Yang Luar Biasa!

Tapi tidak perlu khawatir, kita akan bahas bagaimana “mengendarai” peluang profit yang begitu besar, khususnya di emas. Simak artikel ini sampai habis!

Karakteristik Pergerakan Emas Saat Ini

Mungkin bagi sebagian traders, khususnya yang baru memulai trading emas, memperlakukan semua chart sama saja. Baik itu forex, indeks saham, atau komoditi seperti emas itu polanya “sama” apabila dianalisis menggunakan teknikal.

Secara teori memang teknikal analisis seperti chart pattern memang itu-itu saja. Tapi kenyataanya ketika dipraktekkan ke chart yang dalam hal ini chart xauusd, akan sangat berbeda karakter pergerakannya. 

Terkadang kita bisa merasa pergerakan grafik tersebut bisa “membaca” apapun analisa yang kita lakukan untuk mengejar stop loss yang kita letakkan dimanapun itu dalam posisi apapun. 

Bukan Analisis Yang Salah, Tapi Eksekusinya

Sebagai contoh xauusd akhir-akhir ini sering ada lonjakan pergerakan yang cepat di sesi asia. Normalnya sebagai seorang scalper menggunakan stop loss katakan di kisaran 30-50 pips. 

Tapi dengan volatilitas yang besar, stop loss dengan jarak bahkan 100 pips sekalipun bisa disapu dengan cepat.

Jadi yang salah itu bukan analisisnya, melainkan eksekusinya kurang presisi. Analisanya bisa jadi sudah sesuai, tapi karena traders terlalu kaku untuk mengikuti rules di kondisi yang sangat dinamis, maka yang terjadi malah sering kena stop loss dibandingkan take profitnya.

Emas Memiliki Jiwa dan Karakteristik Yang Khas

Intinya emas memiliki “jiwa” dan karakteristik pergerakan yang tidak biasa. Apalagi di tengah kondisi saat ini yang jauh lebih hectic. 

Kebanyakan traders terjebak dalam “fomo” saat emas terus mencetak rekor tertingginya, dan panik saat terjadi koreksi yang terjadi secara cepat.

Tentu dibalik lonjakan dan volatilitas yang besar, ada peluang yang luar biasa besar juga. Tapi percuma saja jika kita tidak ada disana saat peluang itu datang. 

Tujuannya satu: agar traders bisa berhenti menebak-nebak asal klik buy atau sell mengikuti euforia pergerakan harga, tapi mulai baca peta yang sebenarnya.

Menganalisa Faktor Yang Menggerakan Harga untuk Trading Emas

Bagi seorang trader yang mengawali karir tradingnya dimulai dari pair mata uang, lumrah mentradingkan pair utama seperti EURUSD, GBPUSD, USDJPY, dll. Tapi yang harus diperhatikan adalah faktor pergerakan emas sangat berbeda dengan forex. 

Di forex, kita melihat faktor per masing-masing negara terkait dari pair yang ditransaksikan. Sebagai contoh, pair GBPUSD atau poundsterling terhadap dollar AS. Kita harus menganalisa masing-masing kondisi ekonomi dari inggris dan juga AS. 

Tapi di xauusd atau emas, kita bisa fokus ke data ekonomi Amerika Serikat, ditambah makro ekonomi global. Jadi selain dari analisis. teknikal secara general, faktor fundamental mau tidak mau harus dipahami oleh traders. 

Trading emas bukan hanya menganalisa chart saja, melainkan dari faktor yang lebih luas seperti perkembangan makro ekonomi global. Traders yang hanya mengandalkan analisis teknikal bisa kehilangan arah saat geopolitik sekarang ini sedang ramai diperbincangkan di media-media besar ekonomi seperti bloomberg, reuters, dll. 

Faktor Fundamental Sering Mengabaikan Pola Teknikal

Justru hal tersebut lah yang menjadi penggerak utama, bahkan lebih sering mengabaikan pola-pola teknikal yang ditemukan traders. Jadi faktor fundamental mau tidak mau perlu update, agar traders bisa mengikuti arah trend yang sebenarnya, tidak hanya sekedar trend dalam ruang lingkup teknikal chartnya saja. 

Salah satu isu yang sedang “hot” dari sisi fundamental adalah geopolitik Timur Tengah, kebijakan The Fed di tahun 2026, serta independensi The Fed jelang pergantian ketua baru The Fed di tahun ini, dll. Intinya ketika pasar ada di dalam kondisi ketidakpastian, maka sudah sewajarnya harga emas akan mengalami kenaikan.

Faktor Korelasi Yang Bisa Dijadikan Acuan Analisa

Untuk menganalisa pergerakan emas, ada 2 korelasi yang bisa diterapkan sebagai konfirmasi analisa emas traders. Sebelum traders melakukan transaksi di xauusd, disarankan untuk cek terlebih dahulu korelasi emas dengan indeks dollar AS (DXY) dan satu lagi korelasi emas dengan imbal hasil obligasi AS 10 Tahun (US 10 Years Treasury). 

Secara statistik korelasi emas dengan bonds tadi ada di kisaran -0,8 hingga -0.9 (negatif). Jadi sederhananya apabila DXY dan US10Y naik, maka XAUUSD turun. Begitu juga sebaliknya, apabila DXY dan US10Y turun, maka kecenderungannya emas akan mengalami kenaikan.

Tapi tentu traders tidak bisa hanya mengandalkan korelasi ini saja, tetap saja untuk setiap transaksi yang dilakukan perlu dieksekusi menggunakan teknikal analisis agar lebih presisi.

Teknikal Untuk Eksekusi Setiap Analisis

Dari kedua poin yang sudah dijelaskan tadi, tidak lengkap rasanya apabila teknikal analisis tidak masuk dalam pembahasan. Tentunya analisis teknikal sangat penting untuk eksekusi transaksi. Pada akhirnya traders ambil keputusan buy atau sell emas berdasarkan teknikal setelah kedua poin yang dibahas di atas sudah dilakukan. 

Tapi kali ini kita tidak akan membahas lebih detail tentang chart pattern, candlestick pattern, atau suatu strategi yang digunakan. Karena pastinya traders sudah punya “racikan” strategi sendiri untuk menganalisa dengan teknikal. Apapun strategi yang digunakan semuanya bagus. Selama dilakukan dengan rules yang jelas, dan disiplin untuk meng-eksekusinya.

Konsep Manipulasi Market Secara Teknikal

Kali ini kita akan bahas dari sisi konsep manipulasi market secara teknikal. Pergerakan emas memiliki karakteristik yang sering “memanipulasi”. Apa itu manipulasi market? secara sederhana kita gambarkan seperti ini, apabila emas sedang mengalami up trend tiba-tiba pergerakan harga secara cepat anjlok atau terlihat ada perubahan arah menjadi down trend. Padahal ini hanya membentuk spike saja pada chart.

Traders yang menggunakan stop loss terlalu sempit rangenya atau terlalu “jelas” areanya akan diincar oleh harga bagaikan stop loss hunter. Pasti traders pernah mengalami hal serupa, setelah stop loss menutup posisi traders, barulah harga emas kembali ke jalur awal yaitu naik (dalam contoh tadi).

Maka kita harus bisa antisipasi saat terjadinya manipulasi market khususnya pada xauusd atau emas. Traders bisa lakukan hal ini :

  1. Entry Menggunakan Limit Order

Jadi apabila kita menemukan area support dengan metode apapun yang seharusnya dijadikan letak entry kita, maka kali ini kita gunakan limit order pada support selanjutnya setelah support terdekatnya. Contoh seperti ini, traders bisa skip entry di area support 1, dan gunakan limit order di area support 2.

Walaupun support 1 adalah area yang valid, namun apabila meletakkan stop loss di bawah support, hanya akan tersentuh saja dibandingkan set buy limit di area support 2 dengan floating tipis sebelum lanjutkan up trendnya lagi.

  1. Penggunaan Stop Loss Lebih Objektif

Kita bisa gunakan indikator ATR atau average true range. Intinya ketika kondisi sedang sangat volatile, maka kita tidak lagi menggunakan SL fix yang biasanya 50 pips (sebagai contoh) menjadi 87 pips atau sesuai indikator ATR-nya, atau bisa juga 2x dari ATR atau berapapun sesuai dengan rules traders masing-masing.

  1. Perfect Setup

Dengan strategi yang digunakan kita pastinya punya parameter tertentu untuk entry. Sebisa mungkin kita harus bisa entry se-perfect mungkin sesuai dengan rules yang sudah ditetapkan masing-masing traders. 

Bisa juga kita mengkategorikan kelas berdasarkan kualitas set up entry. Misalnya ada set up entry dengan kategori A apabila semua parameter terpenuhi, setup B apabila ada 1 parameter yang kurang sempurna dari sisi bentuk polanya, setup C apabila ada parameter yang tidak terpenuhi, dll. Maka yang dieksekusi hanya kategori A setup saja ketika semua parameter terpenuhi.

Walaupun hasilnya tidak ada jaminan untuk profit, yang terpenting adalah kualitas dengan mempraktikkan semua poin yang dibahas tadi. Sebelum diakhiri, traders tentu perlu broker yang bisa mengakomodasi semua kebutuhan trading termasuk spread yang kompetitif untuk trading emas. Traders bisa coba buat akun di Maxco untuk mulai langkah pertama dengan klik link ini. Sampai bertemu di artikel selanjutnya, selamat mencoba!

Simulasikan
Market Sekarang!

Pegang kendali melalui
Smart Analysis Portal

Smart Analysis Portal kami menawarkan sistem yang mudah digunakan dengan berbagai fitur dan alat yang membantu pelanggan dengan berbagai gaya trading.