MAXCO MOBILE APPS
Portfoliomu dalam genggaman
DETAIL

Emas Cetak Rekor Baru Saat Risiko Geopolitik “Sell America Trade” Mengguncang Pasar

Maxco Futures  – Harga emas melonjak ke rekor tertinggi sepanjang sejarah, menegaskan kembali perannya sebagai aset perlindungan utama di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dan melemahnya kepercayaan terhadap aset finansial global. Harga spot emas menembus area US$4.800 per ons, sebuah breakout yang oleh pelaku pasar dinilai bersifat struktural, bukan sekadar reli spekulatif jangka pendek.

Kenaikan ini dipicu oleh memburuknya sentimen geopolitik, khususnya meningkatnya friksi antara Amerika Serikat dan Eropa terkait isu Greenland. Sikap agresif Presiden AS Donald Trump kembali memicu kekhawatiran eskalasi konflik diplomatik dan perdagangan, mendorong investor global keluar dari aset berisiko dan beralih ke emas sebagai safe haven.

Reli emas juga mencerminkan menguatnya apa yang dikenal pasar sebagai “Sell America Trade”. Dolar AS melemah seiring investor menilai ulang risiko geopolitik dan daya tarik aset berbasis AS. Dalam kondisi tersebut, emas kembali menjadi tujuan utama karena bersifat netral secara politik dan tidak terikat pada risiko kredit maupun kebijakan suatu negara.

Dari sisi teknikal, penembusan emas di atas area US$4.875 per ons menandai perubahan besar dalam struktur pasar. Analis menilai pergerakan ini mengonfirmasi fase bullish baru, didorong oleh arus dana institusional dan meningkatnya permintaan lindung nilai terhadap risiko sistemik. Emas kini tidak lagi diperdagangkan semata sebagai pelindung inflasi atau taruhan pemangkasan suku bunga, melainkan sebagai refleksi ketidakpastian global yang lebih dalam.

Tekanan di pasar obligasi global turut memperkuat daya tarik emas. Gejolak di pasar surat utang Jepang—yang selama ini dipandang sebagai salah satu pilar stabilitas—memicu keraguan terhadap status obligasi pemerintah sebagai aset aman. Dalam lingkungan tersebut, emas kembali menegaskan posisinya sebagai satu-satunya aset yang bebas dari risiko kebijakan, utang, dan pihak lawan transaksi.

Kondisi ini selaras dengan narasi “debasement trade”, di mana investor berupaya melindungi nilai kekayaan dari pelemahan mata uang, ekspansi fiskal, dan fragmentasi geopolitik global. Berbeda dari siklus sebelumnya, reli emas kali ini ditopang secara bersamaan oleh dana makro, manajer aset, dan institusi besar, memperkuat pandangan bahwa penguatan ini bersifat berkelanjutan.

Seiring ketegangan geopolitik yang belum mereda dan kepercayaan terhadap jangkar keuangan tradisional terus terkikis, sebagian pelaku pasar mulai membuka diskusi mengenai potensi emas menuju US$5.000 per ons. Untuk saat ini, lonjakan emas menjadi sinyal jelas bahwa pasar global sedang menata ulang persepsi risiko—dengan keamanan dan nilai intrinsik kembali menjadi prioritas utama.

Ade Yunus, ST WPA

Global Market Strategies

Pegang kendali melalui
Smart Analysis Portal

Smart Analysis Portal kami menawarkan sistem yang mudah digunakan dengan berbagai fitur dan alat yang membantu pelanggan dengan berbagai gaya trading.