MAXCO MOBILE APPS
Portfoliomu dalam genggaman
DETAIL

Netflix Earning Report

Netflix (NFLX) Menjelang Laporan Keuangan Q4

Netflix dijadwalkan merilis laporan keuangan kuartal IV setelah penutupan pasar, dengan ekspektasi pasar yang relatif tinggi terhadap kinerja fundamental sekaligus potensi volatilitas harga saham. Konsensus analis memperkirakan pertumbuhan pendapatan dan laba yang solid secara tahunan, didorong oleh stabilnya basis pelanggan, kontribusi lini bisnis iklan, serta disiplin biaya yang lebih baik dibandingkan periode sebelumnya.

Dari sisi pasar derivatif, aktivitas opsi menunjukkan ekspektasi pergerakan harga saham Netflix yang signifikan pasca-earnings, dengan implikasi volatilitas sekitar ±7% dalam jangka pendek. Hal ini mencerminkan ketidakpastian investor terhadap hasil laporan, terutama mengingat kinerja saham yang sempat tertekan tajam sejak laporan kuartal sebelumnya akibat faktor non-operasional.

Fokus investor tidak hanya tertuju pada realisasi pendapatan dan EPS, tetapi juga pada panduan (outlook) manajemen terkait strategi pertumbuhan jangka menengah, pengembangan bisnis iklan dan konten, serta implikasi keuangan dari potensi aksi korporasi. Dengan valuasi yang sensitif terhadap ekspektasi pertumbuhan, hasil earnings dan nada komunikasi manajemen berpotensi menjadi katalis utama arah pergerakan saham Netflix dalam jangka pendek.

Netflix Earning Report

NETFLIX Earning Report 

Ringkasan Utama

  • Netflix akan melaporkan hasil kuartal ke-4 (Q4) 2025 pada 21 Januari 2026, setelah pasar AS tutup. 
  • Fokus investor kini bukan sekadar jumlah pelanggan, tetapi perkembangan monetisasi, terutama melalui pendapatan iklan, harga layanan, dan tingkat keterlibatan pengguna. 
  • Model bisnis Netflix kini sudah matang: dari hanya mengejar pertumbuhan pelanggan menjadi lebih menekankan profitabilitas dan pendapatan per pengguna. 

Ekspektasi Kinerja Q4

  • Pendapatan diperkirakan tumbuh sekitar $11,97 miliar (naik ~16,8% dibanding setahun lalu). 
  • Pendapatan iklan diharapkan sekitar $1,08 miliar. 
  • Laba bersih diperkirakan naik hampir 28% menjadi sekitar $2,39 miliar. 
  • Earnings per share (EPS) diproyeksikan sekitar $0,55 (naik ~29%). 

Indikator yang Diamati

Investor akan memperhatikan beberapa hal: 

  1. Pertumbuhan pendapatan dan margin operasi — menilai apakah profit terus meningkat. 
  2. Cash flow bebas — penting untuk dukung investasi atau buyback saham. 
  3. Pendapatan rata-rata per pengguna (ARPU) — tanda efektifnya monetisasi. 
  4. Komentar terkait iklan — seberapa cepat tier iklan bertumbuh. 

Latar Belakang

  • Q3 2025 menunjukkan pertumbuhan pendapatan dan margin yang kuat, didukung oleh peningkatan harga, adopsi tier iklan, dan pengendalian biaya konten. 
  • Karena Netflix berhenti merilis angka pelanggan secara rutin, engagement dipakai sebagai indikator utama minat pengguna. 

Tantangan & Persaingan

  • Saham Netflix sempat mengalami tren turun di pasar, meskipun performa fundamental masih solid, karena persaingan dari platform lain seperti Amazon dan Apple. 
  • Investor akan menilai apakah Q4 2025 dapat mempertahankan momentum pertumbuhan dan keberhasilan monetisasi.

APA YANG DINYATAKAN ANALIS

Short – Medium Term Projection 

Netflix saat ini masih mengalami potensi penurunan ke area resistance sebelumnya dikarenakan harga sedang membentuk secondary trend. sehingga kita masih menunggu harga buy limit dijemput terlebih dahulu  

Strategi  

BUY Netflix 
Entry68.74
Take Profit134
Stoploss50

Disclaimer On

Ade Yunus ST, WPA : Global Market Strategies

Geraldo Kofit CSA,CTA,CDMp : Market Analyst 

Simulasikan
Market Sekarang!

Pegang kendali melalui
Smart Analysis Portal

Smart Analysis Portal kami menawarkan sistem yang mudah digunakan dengan berbagai fitur dan alat yang membantu pelanggan dengan berbagai gaya trading.