Maxco Futures – Harga perak melanjutkan reli tajamnya memasuki awal Desember, dengan XAG/USD bergerak stabil mendekati area tertinggi sepanjang masa di kisaran US$56–US$58 per troy ounce. Kenaikan yang masif ini mencerminkan perpaduan faktor makro: ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter AS, melemahnya dolar, serta pengetatan suplai fisik dan peningkatan permintaan industri global.
Namun, dinamika pasar menunjukkan bahwa volatilitas meningkat. Arus beli spekulatif mulai bergeser menuju akumulasi institusional, menandakan pasar memasuki fase konsolidasi berbasis fundamental setelah reli impulsif berbulan-bulan.
Federal Reserve dan Dolar AS Menjadi Penentu Sentimen
Pelemahan dolar AS dalam beberapa pekan terakhir menjadi katalis kunci reli perak. Para pelaku pasar meningkatkan peluang pemangkasan suku bunga The Fed di kuartal pertama 2026, didorong data manufaktur yang melemah serta moderasi pada pasar tenaga kerja AS.
Penurunan imbal hasil obligasi dan turunnya real yield memperkuat daya tarik logam mulia, terutama bagi investor institusional yang mencari lindung nilai inflasi dan diversifikasi aset non-yield.
Permintaan Industri Tetap Solid: Solar, EV, dan Semikonduktor Jadi Pondasi Harga
Berbeda dengan emas yang sepenuhnya dipandang sebagai aset proteksi, perak memiliki fungsi ganda sebagai komoditas industri dan aset investasi. Permintaan dari sektor energi bersih — terutama panel surya, kendaraan listrik, dan industri semikonduktor — terus meningkat. Perak masih menjadi material tak tergantikan dalam konduktivitas fotovoltaik, dan sejauh ini belum ada pengganti yang mampu menekan penggunaannya secara signifikan. Tren ini menciptakan base harga struktural, menjadikan penurunan tajam semakin sulit terjadi kecuali ada guncangan makro besar.
Suplai Masih Ketat, Memperkuat Narasi Bullish Jangka Menengah
Laporan terbaru industri menunjukkan pasar perak global masih berada dalam kondisi defisit untuk tahun 2025. Dengan sebagian besar produksi perak berasal sebagai produk sampingan dari tambang tembaga, seng, dan timah, respons suplai terhadap kenaikan harga tetap lambat.
Data penyimpanan logam memperlihatkan tekanan yang berkelanjutan: aliran fisik di COMEX dan London Bullion Market menunjukkan penurunan stok tersedia dibanding periode yang sama tahun lalu, dengan biaya pinjam (lease rate) yang masih tinggi—indikasi bahwa suplai fisik belum sepenuhnya memadai.
Aksi Harga: Konsolidasi di Area Resistensi Utama
Meski tren keseluruhan tetap bullish, perilaku harga menunjukkan munculnya tekanan profit-taking di area resistensi historis.
Zona Harga Kritis XAG/USD
| Area | Level | Implikasi |
| Resistensi Utama | US$58–US$60 | Breakout membuka pintu ke reli lanjutan |
| Zona Netral | US$53–US$55 | Area konsolidasi dan penentu arah berikutnya |
| Support Strategis | US$48–US$50 | Level akumulasi institusional jangka menengah |
Fluktuasi dalam kisaran US$55–US$58 diperkirakan menjadi area penyeimbang pasar menjelang rilis data ekonomi utama.
Sentimen dan Posisi Investor: Dari Momentum Trading ke Penempatan Strategis
Aliran dana menunjukkan pergeseran dari perdagangan berbasis momentum menuju strategi akumulasi terukur, terutama oleh manajer aset, sovereign funds, dan ETF berbasis transisi energi. Penurunan short positioning dan kenaikan kepemilikan ETF perak memberikan sinyal bahwa pasar kini lebih sensitif terhadap berita fundamental daripada sekadar teknikal.
Prospek: Bias Bullish Dipertahankan, Tetapi Bergantung pada Federal Reserve
Dengan ekspektasi pemangkasan suku bunga, lemahnya dolar, permintaan industri yang kuat, dan defisit suplai yang berkelanjutan, outlook jangka menengah perak tetap konstruktif. Namun, posisi harga yang mendekati rekor tertinggi membuka ruang koreksi jangka pendek, terutama jika The Fed memberikan sinyal lebih hawkish atau data inflasi dan tenaga kerja di AS kembali menguat.

Secara teknikal Silver saat ini bergerak mendekati target kenaikan di Fibonaci Bullish Medium pada pergerakan bulanan dengan target kenaikan mendekati area $60 per troyounce, namun potensi koreksi masih memungkinkan dengan rentang penurunan berada di level 55, 52, 51 sebagai batas penurunan yang wajar. Teknikal analisis menunjukkan potensi kenaikan lanjutan dengan target kenaikan jangka menengah di level 74 – 77 per troy ounce selama batasan Support major yang berada di level $26 masih tetap di pertahankan.
Ade Yunus, ST WPA
Global Market Strategies